Senin, 01 Desember 2014

Setahun Kurang Sehari



Tanggal 1 Desember 2014. Hm. . . tiba-tiba teringat kalau aku pernah menulis sesuatu untuk seseorang. Sebenarnya ini sudah aku tulis sejak satu tahun yang lalu (lebih tepatnya satu tahun kurang satu hari :D). Aku tidak tahu mengapa aku menulis ini saat itu yaitu tanggal 2 Desember 2013. Yang aku ingat tanggal 1 Desember adalah hari ulang tahun seseorang. Kubuka lagi tulisan itu lalu kubaca dan inilah tulisan itu:

Kamis, 06 November 2014

Miss You Laspraga




Setiap melihatnya, selalu teringat sesuatu. Sesuatu yang ikut mewarnai perjalanan hidup. Sesuatu yang amazing dan hanya ada pada masa-masa itu. Ternyata benar, sesuatu itu pasti akan dirindukan. Mungkin tidak hanya yang indah, tetapi yang tak indah pun juga dirindukan.

________________________________
Mungkin hanya kita yang memilikinya
Ya, hanya kita dan tidak ada yang lain

Sabtu, 01 November 2014

Hariku Bersamanya

(Kusuma, Hyan, Ahmad, Rosi, Viana, Eka, Aini, Putra, Arda, Novia, Rita, Fiya, Dina, Syari, Fitri, April, Febdri, Mustofa, Vita, Shabri, Izza, Pras, Putri, Rasyid, Sisca, Septi, Ria, Aries, Angeli, dan Aning)





Part 1
    Hari Kamis. Iya, sepertinya akan menjadi hari yang membuat tubuh ini lelah dibanding hari-hari yang lain. Mulai dari pagi, sudah kuawali dengan washing (biasa anak kos :D). Ya, awal pagi yang lumayan sudah menguras tenaga yang tidak sedikit. Jadwal kuliah hari ini adalah Pendidikan Pancasila, BIK, dan Psikologi Pendidikan dari pagi hingga menjelang sore (meskipun ada jeda istirahat). Mata kuliah pertama adalah Pendidikan Pancasila dengan agenda melanjutkan presentasi kelompok. Kelompokku (Putra, Arda, Mustofa, Dina, Ria,dan saya) sudah presentasi minggu lalu dan sekarang giliran kelompok berikut (Hyan, Rosi, Aini, Syari, dan April). Materi presentasi adalah Pancasila dalam konteks pemberantasan KKN.

Selasa, 16 September 2014

MMMD















Jangan malas belajar. Ingatlah orang tua kamu di rumah. Mereka menyekolahkan kamu dan menaruh harapan pada kamu. Jadi, jangan pernah kecewakan mereka.
Jangan berpikir kamu jauh dari orang tua, sehingga kamu bisa berbuat semau kamu.
Jangan merasa senang jika kamu jarang dinasihati kedua orang tua kamu.
Jangan lupa juga untuk mendo’akan mereka meskipun kamu jauh darinya.
INGATLAH ORANG TUA KAMU DI RUMAH!!!
I <3 u="">
MOM MOM MOM
DAD

Minggu, 14 September 2014

Fighting



Mataku terasa pedih dan berat untuk tetap membuka. Kepalaku terasa pening dan berat. Tulang-tulangku terasa sakit dan rapuh.
Untuk ke sekian kali, aku menangis karena teringat Eltern khususnya meine Mutter. Rasanya aku kangen sekali sama ibuk. Disini seminggu, gak ketemu mereka rasanya nyesek banget.
Masak sih? Kalau lagi sedih aja kamu itu baru inget mereka. Coba aja kamu ingat-ingat, pas kamu lagi seneng, lagi happy, kamu gak inget mereka. Bahkan kamu pengenya gak pulang. Iya, kan?
Gak ya... aku masih ingat mereka. Aku sayang, aku kangen mereka. Aku sering menangis kalau inget mereka. Aku sadar merekalah yang paling sayang dan mengerti tentang aku. Hatiku sakit. Ingin berteriak melepaskan beban yang ada di dadaku. Menangis, meluapkan dan menumpahkan air mata sampai kering. Berharap beban ini hilang bersama dengan aliran air mata yang aku keluarkan.